1. Masjid Pintu Seribu
Tempat wisata religi lainnya yang menarik untuk anda kunjungi ketika berada di Tangerang adalah Masjid Pintu Seribu. Jika masjid sebelumnya terkenal dengan kemegahannya, masjid yang satu ini terkenal dengan keunikannya. Masjid yang dijuluki dengan Pintu Seribu adalah Masjid Agung Nurul Yaqin. Masjid ini berdiri di atas tanah dengan luas satu hektar.
Pendiri masjid ini adalah seorang keturunan Arab. Masjid ini didirikan pada tahun 1978. Lokasinya berada di Kampung Bayur Tangerang. Keunikan lainnya masjid ini adalah adanya tasbih dengan ukuran besar yang terbuat dari kayu. Desainnya yang unik membuat banyak wisatawan banyak yang datang ke masjid ini. Banyak wisatawan yang ingin melihat bangunan masjid ini dan tasbih raksasa yang ada di Masjid ini. Wisatawan yang datang ke sini tidak hanya berasal dari dalam negara saja, namun pengunjung dari luar daerah bahkan neraga seperti Malaysia dan Brunei pun banyak yang datang kesini untuk melihat keunikan dari masjid ini.
2. Water World Citra Raya
Tangerang memiliki banyak sekali wisata air buatannya. Wisata air buatan lainnya yang bisa anda temukan di Tangerang adalah Water World Citra Raya. Bagi anda yang memiliki anak anak bisa berkunjung ke tempat wisata yang satu ini sebab kebanyakan anak anak akan suka saat bekrunjung kesini. Banyaknya wahana air yang ada disini membuat pengunjung anak anak betah saat bermain air disini. Lokasi wisata air ini ada di engah pemukiman paling besar di daerah Cikupa Kota Tangerang Barat.
Suasananya yang nyaman dan sarana wisatanya yang menarik membuat kesenangan berwisata air tidak akan pernah hilang. Memang wisata air ini tidak sebesar dengan wisata air sebelum sebelumnya. Namun suasana wisata yang anda dapatkan disini tidak kalah menarik dan menyenangkannya dengan wahana wisata air lainnya. Suasana di tempat wisata air ini mirip dengan Atlantic Dreamland yang ada di Salatiga dan menjadi unggulan tempat wisata air yang ada disana.
3. Klenteng Boen Tek Bio
Peraturan yang harus ditaati oleh pengunjung Klenteng adalah pengunjung tidak boleh masuk ke dalam area peribadahan serta ada batasan batasan yang harus dipatuhi pengunjung. Pengunjng yang datang ke Klenteng tidak boleh melewati perbatasan yang telah ditentukan. Sebenarnya design dari Klenteng Boen Tek Bio ini sama dengan klenteng klenteng yang lainnya. Hanya saja yang berbeda adalah di aula utama dari klenteng ini ada altar untuk Dewa Bumi, di bagian depan klenteng ada ruang Bi Lek Hud atau Mi Le Fo Dewa yang Maha Pengasih dan juga Penolong.
4. Hutan Kota BSD
Anda sedang mencari ketenangan dan kenyamanan?, anda bisa mengunjungi Hutan BSD kota Tangerang. Lokasi wisata ini cocok bagi anda yang menyukai wisata alam. Adanya hutan ini menunjukkan fakta bahwa meski Tangerang kota padat, pemerintah Tangerang tetap memikirkan adanya lahan hijau yang bisa digunakan untuk penduduk Tangerang menghirup udara yang segar. Hutan yang ada di Kota Tangerang ini bukanlah hutan alami, namun merupakan hutan buatan yang sangat asyik untuk anda jadikan sebagai arena jalan jalan dan juga area untuk jogging. Udara pagi hari di hutan ini sangat sejuk sehingga cocok bagi anak anak yang setiap harnya menghirup asap kendaraan akibat padatnya Kota Tangerang.
Hutan ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu BSD 1 dan BSD 2. Dinamakan hutan BSD sebab hutan itu dikelola oleh perumahan BSD yang terletak di dua lokasi. Hutan BSD pertama letaknya ada di dekat Ocean Park, untuk lokasi hutan BSD yang kedua ini ada di Taman Tekno. Taman Tekno letaknya ada di Jalur menuju Parung, Bogor. Di lokasi hutan BSD yang pertama, vegetasi tanaman yang ada disana tergolong padat sehingga saat anda berkunjung disana, anda seperti berada di tengah tengah hutan rimba yang lebat.
5. Wisata Taman Buaya Tanjung Pasir
Wisata Taman Buaya Tanjun Pasir adalah penangkaran buaya yang cukup terkenal di Kota Tangerang. Lokasi dari tempat wisata ini ada di Kecamatan Teluk Naga, kota Tangerang. Ciri khas dari taman ini adalah adanya ikon berupa patung buaya taksasa yang ada di tepi jalan. Tempat wisata ini buka sejak tahun 2002, sehingga tidak mengherankan jika saat ini taman wisata ini memiliki buaya sekitar 500 an ekor. Pengunjung bisa melihat berbagai macam jenis buaya yang ditangkar disana, tidak hanya itu saja, pengunjung juga bisa melihat berbagai macam produk yang terbuat dari kulit buaya misalnya saja adalah tas buaya, dompet dari kulit buaya, ikat pinggang dari kulit baya dan masih banyak lagi lainnya. Keunikan dari tempat ini lainnya adalah anda bisa membeli telur buaya yang nantinya bisa anda tetaskan di rumah.
6. Cigaru - cisoka
6. Cigaru - cisoka
Demam traveling melanda warga dunia tak terkecuali
Indonesia. Kini traveling bukan sekedar kebutuhan mewah namun telah berubah
menjadi gaya hidup. Tarcatat, telah banyak obyek wisata baru yang dibuka
sepanjang dua tahun terakhir lantaran tingginya minat traveler mengeksplorasi
daerah-daerah tersembunyi. Bahkan tempat yang biasa saja bisa disulap menjadi
spot traveling yang menyenangkan.
Seperti di kabupaten Tangerang ini, bekas galian pasir
berubah wajah jadi tempat wisata dadakan yang keren. Adalah bekas galian pasir
di kampung Cigaru, desa Cisoka kecamatan Cisoka, kabupaten Tangerang. Lubang
yang dihasilkan dari aktivitas tambang tergenang air yang kemudian
menjadikannya telaga buatan.
Warga sekitar menamainya dengan Telaga Biru Cigaru yang
diambil dari penampakan air telaga yang berwarna biru dan terkadang berubah
menjadi bening dan kekuningan. Telaga ini sebelumnya tidak pernah dipedulikan
namun pada akhir tahun 2015 saat kemarau panjang warna air telaga yang berubah
menjadi biru langsung menarik perhatian warga sekitar.
Sebelumnya telaga ini adalah area tambang pasir yang sudah
tidak beroperasi selama dua tahun. Lubang-lubang sedalam belasan meter tersebut
kemudian terisi oleh air hujan yang menyulapnya menjadi telaga. Karena faktor
alam yang dipicu kemarau panjang di tahun 2015 lalu, membuat air telaga berubah
warna menjadi biru yang indah.
Sejak saat itulah kabar munculnya telaga biru dikenal
traveler luas dari mulut ke mulut dan dipercepat oleh arus peredaran foto di
sosial media. Kemudian oleh pemerintah desa setempat danau tersebut dikelola
dan dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata. Setiap akhir pekan
kawasan Telaga Biru Cigaru tidak pernah sepi pengunjung yang didominasi anak
muda.
Terang saja dalam waktu singkat Danau Biru Cigaru mampu
menarik jumlah kunjungan yang banyak lantaran panorama danau ini terlihat keren
saat difoto. Lagi pula jarang sekali ada tempat keren seperti ini di dalam
kawasan Tangerang yang identik dengan kawasan padat. Kini pengunjung yang
datang bukan sekedar menikmati pemandangan telaga dari pinggir saja namun juga
bisa berkeliling telaga menggunakan perahu sampan. Sudah pernah berkunjung ke
telaga ini?





Tidak ada komentar:
Posting Komentar